Masih di sebuah kampung dekat sungai Elbe, Hamburg yang sangat terkenal dengan FischMarkt-pasar ikannya! Pasar ikan itu buka hanya setiap minggu mulai jam 5 pagi sampai 10 siang. Kata penduduk setempat pasar ikan tersebut menyediakan semua! lazimnya pasar di tanah air, dari ikan yang bau amis, harumnya kopi, alat elektronik, hp sampai pakaian dalam dan kacamata bekas! Yang paling khas dan menarik para turis dari segala penjuru dunia adalah sisa suasana pasar jaman dulu, walaupun sudah banyak berubah karena aturan kesterilan demi kesehatan!
Suasana wajar pasar yang gaduh riuh-rendah itu sangatlah biasa bagi kita warga negara dunia ketiga, teriakan nyaring para penjual, tawar menawar harga, pas dibungkus!
Primadona di pasar ikan itu adalah ikan Aal! mirip belut tapi besaran dikit..mirip Pelus.
Aku belum sempat dengan mata kepala sendiri menyaksikan atraksi di pasar ikan itu, maklum jam 10 siang baru bisa bangun tidur, mata ini belum bisa diajak kompromi..
Roda kehidupan jalan terus tak mau menunggu sampai aku habis ngopi dan sarapan siang!!
Kecuali para roda sepeda yang diparkir di pagar besi apartemen di kampung ini, yang berbatasan dengan jalan raya yang sepi, entah pemiliknya lupa atau tak peduli lagi.. atau mungkin karena tergopoh-gopoh ke pelabuhan untuk memangsa Aal yang paling murah di seluruh negara bagian jerman ini dan tak kembali lagi, ikut kapal-kapal berbobot mati menuju grünland, atau diculik dan dijadikan budak bajak laut di perairan karibik...entahlah!?
Aku jadi heran kenapa para roda itu tak dijalankan!?
Padahal di sekitar stasiun terlihat banyak pengemis dan peminta-minta, mungkin saja aktifitas menadahkan tangan adalah sebuah pekerjaan yang lebih santai dan menjanjikan!!
No comments:
Post a Comment