
lupa mimpi apa semalam
firasat pun tak ada sebelumnya
darisana Nya saja diam-diam
datang pergi berlalu begitu cepatnya
bagai kilat tajam pisau operasi
ruji-ruji berteriak tak berdaya
slebor dan rantai meringis geli
menatap roda depan punya
babak belur potret diri
aah..
sudah nasib tak perlu dendam
No comments:
Post a Comment