Tuesday, March 1, 2011

Semende

Masih di pinggiran lapangan theresienwiese yang penuh dengan pohon-pohon dengan jalan berpaving de tengahnya untuk pejalan kaki dan pengendara sepeda. Di situ terdapat berbagai macam fasilitas bermain, mulai dari meja pingpong bagi yang suka olahraga, selain itu berlari mengelilingi lapangan juga boleh! sampai ada ayunan yang stabil, aman untuk anak-anak dan dewasa, juga terdapat kolam pasir, plorotan, mirip yang biasa terdapat di taman kanak-kanak. Selain itu tak terhitung banyaknya bangku dan meja permanen, yang biasa di pakai para pekerja kantoran di sekitar situ untuk istirahat menyantap menu siangnya dalam suasana sejuk segar di bawah rindangnya daun-daun, kalau tidak sedang musim gugur apalagi dingin!!

Kalau sedang musim panas bangku-bangku itu kadang menjadi tempat tidur para gelandangan, heh.. ada juga gelandangan di münchen?!. Biasanya para gelandangan itu adalah para peminum alkohol dan pengangguran. Mereka itu tidur di jalan, katanya sudah tidak mau lagi tinggal di rumah penampungan yang telah disediakan oleh pemerintah kota. Mungkin inilah juga salah satu sebab betapa repot pemerintah kita mengurus para Gepeng, lha di negara kita tak ada cuaca yang ekstrim! Ketika sedang dingin-dinginnya suhu musim dingin di eropa, tak jarang di sini terdengar berita tentang para gelandangan yang mati beku! ..banyak yang karena ketiduran di luar ketika terlalu mabuk tanpa selimut cukup memadai...hii..
Temperatur di tanah air rata-rata hanya 27 derajat celcius, adalah ideal untuk makhluk hidup! So.. kapan dan di mana saja orang bisa tidur dengan nyaman walau pun hanya di perko atau di kolong jembatan.
Singkat kata menjadi gelandangan selain karena masalah yang kompleks adalah juga sebuah pilihan. Jangan lupa ini jaman demokrasi bung..
Begitu juga yang mungkin terpikir oleh pemilik sepeda di atas, adalah haknya juga menaruh barangnya di sembarang tempat, kemudian melupakannya...

No comments:

Post a Comment